Cara Berinvestasi Yang Baik

Investasi bukan monopoli kaum berduit. Kini, semua orang bisa berinvestasi, karena ada beragam pilihan produk yang bisa disesuaikan dengan keinginan dan kemampuan. Jika Anda masih berpikir berinvestasi memerlukan uang yang banyak, maka saat Anda merubah pola pikir tersebut. Sekarang ini, investasi bisa saja dilakukan oleh siapa saja, karena banyak pilihan produk investasi yang semakin terjangkau. Maka berkenalanlah lebih jauh dengan cara berinvestasi yang baik.

Investasi-Saham-vs-Pinjaman-Modal-Usaha

Investasi berarti suatu tindakan untuk mengembangkan nilai aset yang kita miliki. Ada tiga rumusan dalam berinvesyasi, yaitu aset, nilai yang diinginkan atau goal, dan jangka waktu. Ada tiga manfaat investasi, yaitu untuk mengejar inflasi alias kenaikan harga untuk berjaga-jaga dari fisik yang tidak selalu sehat dan untuk berjaga-jaga dari keadaan ekonomi yang tidak selalu baik. Investasi merupakan komitmen untuk penempatan dana untuk atau pada instrumen atau objek tertentu dengan mengharapkan keuntungan di masa mendatang.

Dari definisi tersebut muncul berbagai persepsoi bahwa hanya orang yang berduit yang bisa melakukan investasi, karena dana investasi disisihkan dari penghasilan setelah memenuhi kebutuhan. Cara berinvestasi yang baik dilakukan tidak harus menunggu punya uang ratusan juta rupiah. Hal ini bisa dilakukan dengan berinvestasu secara periodik, yakni menyisihkan sebagian dari penghasilan kita, minimal 10 persen untuk berinvestasi. Investasi periodik seperti ini lebih mudah untuk dilakukan.

Saat ini produk investasi juga memiliki besaran nilai yang semakin terjangkau. Kalau dulu bermain saham membutuhkan minimal uang RP. 25 juta sekarang bisa dilakukan dengan uang 10 juta, bahkan 1 juta. Cara berinvestasi yang baik dengan reksadana bahkan lebih murah lagi, punya uang 100 ribu saja kita sudah bisa beli reksa dana. Artinya saat ini nilai investasi sudah bisa disesuaikan dengan kemampuan, sehingga investasi bisa doilakukan kapan saja tanpa perlu menunggu sampai kaya.

Pada prinsipnya ada tiga pilihan dalam berinvestasu. Pertama adalah produk-produk keuangan seperti deposito, saham dan reksa dana. Kedua adalah aset berwujud seperti emas, properti dan benda-benda koleksi. Cara berinvestasi ketiga adalah dengan membuka bisnis sendiri, misalnya memiliki rumah makan atau toko.

This entry was posted in Jual Beli Saham and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>